JEMBER,BeritazonaMil01.com Pelaksanaan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Periode 2026–2034 di Desa Curakalong, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, berlangsung tertib, aman, dan lancar, Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang digelar di Balai Desa Curakalong tersebut menjadi wujud komitmen pemerintah desa bersama seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan proses demokrasi desa yang jujur, transparan, dan berkualitas.
Pemungutan suara dimulai pukul 08.00 WIB dengan dihadiri Sekretaris Desa Curakalong yang mewakili Kepala Desa, Babinsa Curakalong Sertu Babun, Bhabinkamtibmas Bripka Aprilman, Ketua Panitia Buhori beserta empat anggota, perangkat desa, lima calon anggota BPD dari Dusun Sumberkelopo, serta 74 pemilih yang memiliki hak suara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua Panitia, penyampaian petunjuk teknis tata cara pemilihan, hingga pelaksanaan pemungutan suara. Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 74 orang, seluruhnya hadir menggunakan hak pilihnya, tanpa ada pemilih yang absen maupun suara tidak sah. Setelah penghitungan suara selesai, panitia melaksanakan pembacaan hasil, penetapan calon terpilih, penandatanganan berita acara, dan penutupan.
Danramil 0824-15/Bangsalsari Kapten Arm Ardi Kusuma menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, aparat, dan masyarakat yang telah menjaga suasana tetap kondusif selama proses pemilihan berlangsung. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat mencerminkan meningkatnya kepedulian terhadap pembangunan dan tata kelola pemerintahan desa.
"Pemilihan BPD merupakan bagian penting dari demokrasi di tingkat desa. Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dengan tertib serta menjaga suasana tetap aman. Semoga anggota BPD yang terpilih nantinya mampu menjalankan amanah, menjadi penyambung aspirasi masyarakat, serta bersinergi dengan pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik," ujar Kapten Arm Ardi Kusuma.
Selama seluruh tahapan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, panitia, dan masyarakat diharapkan terus terjaga sebagai fondasi terciptanya pemerintahan desa yang kuat, aspiratif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
.jpeg)

